Beranda Nasional Siswa Tantang Guru Di Purbalingga

Siswa Tantang Guru Di Purbalingga

0
BERBAGI

Peristiwa itu ternyata telah terjadi dua pekan lalu, Senin (22/1).

Upacara rutin hari itu tidak dihadiri beberapa siswa yang membolos tanpa alasan.

loading...

Di saat sama, pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang resah terhadap perilaku beberapa siswa di lingkungannya.

Beberapa anak berseragam sekolah dilaporkan tengah membolos di rumah seorang warga. Para siswa ini menunjukkan sikap yang tidak sepatutnya, merokok sambil menikmati kopi di rumah warga.

Para siswa ini juga dikeluhkan lantaran memakai sepeda motor berknalpot brong dengan suaranya yang memekakkan teliga.

Di tempatnya nongkrong, empat siswa itu akhirnya dijemput oleh beberapa guru, termasuk Guru Bimbingan Konseling (BK) yang bertanggung jawab membina anak-anak itu.

Dua sepeda motor tidak standar milik siswa itu diangkut ke mobil bak terbuka yang telah disiapkan.

Anak-anak itu dikawal ke sekolah dengan berjalan kaki sejauh sekitar 1,5 kilometer sebagai bagian dari pembinaan.

“Kalau motornya tidak diangkut, takutnya nanti mereka gak ke sekolah, lari dengan motornya,” katanya

Sampai di sekolah, siswa-siswa itu digiring ke ruang kantor sebelum dikembalikan ke kelas mengikuti pelajaran. Di ruangan itu, para siswa ini dibina oleh guru BK dan Wakil Kepala Kesiswaan.

Namun TG ternyata tidak terima cara pembinaan demikian. Seorang guru mata pelajaran yang ikut berada di ruangan itu jadi sasaran emosinya.

TG bahkan mengancam akan mencegat sang guru kemudian, sambil mendongakkan kepala dan mengacungkan jari ke arah sang guru.

Bocah itu bahkan siap meladeni gurunya jika ingin berduel dengannya. Ia langsung menanggalkan baju seragamnya sambil memelototi sang guru.

Anak itu terlihat percaya diri menunjukkan badannya yang kurus kering.

Untungnya, kata Tarwan, para guru di ruangan itu masih bisa mengendalikan emosi dan tidak meladeni tantangan siswa yang sok jagoan tersebut.

“Mungkin dia itu tidak terima karena sepeda motornya diangkut terus suruh jalan kaki ke sekolah,”katanya

Dan setelah Videonya Viral Saat Menantang Guru Berduel, Siswa MTs Ini Pilih Mengundurkan Diri dari Sekolah

TG, siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif Krenceng, Kecamatan Kejobong, Purbalingga, Jawa Tengah, yang menantang gurunya dan videonya viral di media sosial mengundurkan diri dari sekolah.

Plt Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Muhdir, mengatakan, orangtua TG memilih opsi anaknya mundur dari sekolah.

Menurut Muhdir, pasca-kejadian itu, para guru mendatangi keempat rumah siswa yang membolos dan menemui orangtua masing-masing.

Guru memberikan tiga opsi. Pertama, siswa menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka.

Opsi kedua adalah orangtua/wali menandatangani surat pernyataan untuk selalu mendampingi anak mereka.

Sementara itu, opsi ketiga adalah jika murid dan orangtua tidak bersedia memilih dua opsi sebelumnya, maka diperkenankan untuk mengundurkan diri.

“Tiga orangtua siswa menyanggupi untuk membantu seolah mendampingi anak mereka, namun orangtua TG memilih opsi ketiga,” kata Muhdir.

Atas pertimbangan itu, akhirnya Kepala Sekolah dan dewan guru memutuskan untuk mengeluarkan TG dari MTs.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga membuat laporan kepada pihak kepolisian atas perbuatan TG kepada guru bersangkutan.

“Untuk laporan kepada polisi, sudah saya konfirmasi hanya gertakan dan memberikan efek jera dalam jangka waktu dekat akan dicabut,” katanya.

Muhdir mengaku prihatin dengan insiden yang melanda instansi pendidikan di bawah lembaganya tersebut.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Kemenag akan memfasilitasi pihak sekolah dan orangtua TG untuk kembali berkomunikasi.

Dia khawatir, TG yang duduk di kelas IX dan sebentar lagi akan menghadapi ujian itu kesulitan untuk mendapat sekolah yang baru.

Menurut Muhdir, pihak sekolah tidak dapat melimpahkan semua kesalahan kepada siswa.

Pihak sekolah, lanjut dia, seharusnya lebih dulu melakukan pembinaan dengan pendekatan persuasif, bukan langsung mengambil langkah represif.

“Kami juga akan membina guru-guru di bawah Kemenag agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Saya harap guru dapat menjadi orangtua siswa, bukan hanya mengambil posisi sebagai pelayan pendidikan,” tuturnya.

Video siswa menantang guru viral di media sosial. Kejadian tersebut diduga direkam oleh seorang guru pada Senin (5/2).

Dalam video berdurasi 30 detik itu, siswa tersebut terlibat cekcok dengan seorang guru hingga mengancam akan menghadang guru tersebut saat pulang sekolah.

Siswa tersebut bahkan juga menantang duel gurunya sembari menanggalkan seragamnya.

Kejadian tersebut, menurut Muhdir, berawal saat seorang warga melaporkan kepada pihak sekolah telah mendapati empat siswa MTs Krenceng tengah membolos di Desa Sokanegara.

Sumber : Kompas

LEAVE A REPLY

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Specify GooglePlus Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for GooglePlus Login to work